Ilustrasi Gambar

(Tangerang) – Prioritas Gading Indonesia (PGI), pengembang Double Great Residence menargetkan pembangunan tahap pertama dari proyek apartemen di Serpong tersebut akan selesai pada tahun 2022 mendatang.

“Saat ini progres pembangunan sudah sampai basement dan masih on-track. Di tahap pertama ini, kami menargetkan pembangunan akan selesai di tahun 2022,” jelas Marcellus Chandra, Direktur PT Prioritas Gading Indonesia, pada Selasa (03/02/2020).

Apartemen yang menyasar segmen menengah atas itu, nantinya akan memiliki total bangunan sebanyak 9 tower di lahan seluas 3,2 hektar.

Dalam tahap pertama pembangunan Double Great Residence, PGI akan terlebih dahulu mendirikan 3 menara, yakni Tower Arkose, Moraine dan Mia.

Sang pengembang telah menyiapkan dana sebesar Rp900 miliar dalam pembangunan fase pertama, yang merangkum total hunian sebanyak 2.500 unit.

Ketiga tower apartemen itu akan terdiri dari 2 tipe hunian, yakni Tipe Studio (23 meter persegi) dan Tipe 2bedroom (60 meter persegi).

Marcell menerangkan Double Great Residence merupakan apartemen yang terintegrasi langsung dengan kampus di kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan.

“Sama seperti diMajestic Point, konsepnya campus residence. Konsep itu kami buat untuk menampung kebutuhan tempat tinggal mahasiswa dan dosen. Namun skalanya jauh lebih besar,” terang Marcell.

Dia lebih lanjut mengatakan, Apartemen Double Great akan dilengkapi dengan kampus Universitas Esa Unggul seluas lebih dari 15.000 meter persegi. Kampus itu disebut-sebut dapat menampung sebanyak 7.000 mahasiswa.

Untuk penjualan dari dua menara di tahap pertama, yakni Tower Arkose dan Moraine Marcell menerangkan telah mencapai 50%. Sedangkan Tower Mia penjualan baru saja akan dibuka.

“Kami memiliki fasilitas cara bayar yang mudah. Hanya dengan DP 0% dan angsuran Rp2,5 juta per bulan, konsumen bisa punyai unit apartemen mulai dari harga Rp460 jutaan,” kata Marcellus Chandra.

Sebagai tambahan informasi, Double Great Residence merupakan proyek yang dahulu bernamaApartemen K2 Park garapan PT Prioritas Land Indonesia (PLI).

Dalam proses perjalanannya, proyek tersebut kemudian mendapatkan suntikan dana dari investor asal China, Nantong Double Great Group. Komposisi kepemilikan saham pun diatur, sebanyak 51% milik Nantong Double Great dan sisanya dipunyai oleh PLI.

Untuk menyelesaikan proyek ini, Prioritas Gading Indonesia (PGI) menggandeng pula kontraktor BUMN asal China, Gezhouba Group Company (CGGC). Diperkirakan dana total investasi untuk membangun keseluruhan proyek ini mencapai Rp3 triliun.

Sumber : https://rumahhokie.com/beritaproperti/target-rampung-2022-prioritas-gelontorkan-rp900-miliar-untuk-double-great-residence/